Kiat Memikat dengan KitKat


Teknorus.com – Seperti tak mau kehilangan “image” sebagai pelopor sistem operasi Android Kitkat, baru-baru ini LG menggelontorkan ponsel-ponsel KitKat di Tanah Air, salah satunya LG L90. Waktunya juga tak begitu lama setelah Nexus 5 mereka “olesi” dengan KitKat dan menjadi Android KitKat pertama dunia. Kecepatan manuver ini patut diacungi jempol.

Baca juga : Gambar keren

Namun mari kita lihat apakah diimbangi dengan penyuguhan produk yang memadai. Desain Suka dengan ponsel yang enteng atau yang berbobot? Itu soal selera, memang. Tapi karena ponsel sudah menjadi tentengan wajib yang dibawa ke mana-mana, tampaknya lebih banyak orang yang demen dengan ponsel yang enteng. LG L90 Dual ini memenuhi syarat sebagai salah satu ponsel 4 enteng, bobotnya hanya 126 gram.

Hanya saja, keentengan itu harus ditukar dengan material utamanya, kita harus bersedia menggenggam plastik yang merupakan bahan mayoritas untuk ponsel ini sampai ke rangka-rangka mesinnya. Namun soal plastik ini tak akan membuat penggunanya menyesal menukarnya dengan keentengan karena desain body belakangnya bertekstur dan bukan glossy sehingga tak membuatnya licin. Ada dua koleksi warna untuk ponsel ini, hitam dan putih. Menurut pendapat, bahan plastik akan lebih ganteng jika jatuh pada bahan hitam daripada putih.

Penempatan speaker bawaan yang ada di belakang-bawah agak mengganggu kemudahan “handling” karena akan tertutup oleh tangan saat digenggam. Mungkin diasumsikan penggunanya akan menggantungkan diri pada headset. Sementara itu semua colokan dan tombol lainnya terletak “sudah pada tempatnya”, artinya sudah mengikuti “standar” smartphone yang kian mengerucut dalam menyisakan tombol volume dan power di sisi-sisi body.

Sentuhan kecil diberikan L90 dengan memberikan tambahan tombol haptic khusus untuk switch dual-SIM-nya. Format SIM Card untuk kedua slotnya masih konvensional. Jadi kita masih bisa langsung menyelipkan SIM Card yang kita beli dari pinggir jalan. Penempatan SIM Card gandanya agak merepotkan karena tumpang tindih dan hanya bisa dicopotpasang setelah mencopot baterai. Secara umum, kinerja dual-SIM-nya wajar.

Kinerja LG L90 ditopang oleh prosesor quad-core Snapdragon 400 dengan clock speed 1,2 GHz, didukung dengan prosesor grafs (GPU) Adreno 305, plus RAM 1 GB. Dalam pengujian, paduan kedua prosesor tersebut menyuguhkan performa yang tak mengecewakan penonton. Ini sesuai dengan hasil uji dengan peranti benchmarking. Pengujian dengan Antutu menunjukkan pencapaian yang istimewa terutama ketika digunakan untuk menyajikan grafs 3 dimensi.

+ There are no comments

Add yours